Antisipasi Banjir Lebih Parah, Pemdes Lukrejo Bersama Warga dan Koramil Adakan Kerja Bakti

15 Januari 2026
Administrator
Dibaca 118 Kali
Antisipasi Banjir Lebih Parah, Pemdes Lukrejo Bersama Warga dan Koramil Adakan Kerja Bakti

LUKREJO – Guna mengantisipasi dampak banjir yang lebih meluas, Pemerintah Desa (Pemdes) Lukrejo menggelar aksi kerja bakti massal pada hari ini (kamis, 15/01/26). Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat desa serta mendapat dukungan penuh dari personil Koramil Kecamatan Kalitengah.

Kepala Desa Lukrejo, Sarnawi, SE., memimpin langsung jalannya kegiatan tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan respons cepat pemerintah desa terhadap kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi meningkatkan terus debit air dan semakin mengancam pemukiman warga.

Sarnawi menjelaskan bahwa sebenarnya Pemdes Lukrejo telah berupaya membangun tanggul keliling desa sebagai benteng pertahanan utama. Namun, infrastruktur tersebut diakui belum bekerja secara maksimal.

"Kami memang sudah membangun tanggul keliling, namun diakui memang belum maksimal. Ada beberapa titik yang posisinya masih kurang tinggi, sehingga saat debit air naik, air tetap melintas melewati tanggul dan masuk ke desa." ujar Sarnawi di sela-sela kegiatan.

Selain masalah ketinggian tanggul, belum tersedianya pintu air permanen di area dam atau jembatan menjadi kendala utama dalam mengontrol volume air yang masuk.

Sebagai langkah mitigasi darurat, warga bersama personil TNI bahu-membahu memperkuat titik-titik tanggul. Metode yang digunakan adalah dengan melapisi area yang tergenang menggunakan terpal dan mengurugnya dengan tanah yang dimasukkan ke dalam ratusan karung.

Penggunaan karung tanah ini diharapkan dapat menambah ketinggian tanggul secara instan sekaligus menutup celah-celah rembesan air agar tidak masuk ke area pemukiman warga. Selain itu, warga juga berupaya untuk menutup dam sehingga aliran air yang masuk bisa dibendung.

"Dengan menutup dam ini, nantinya air yang terlanjur membanjiri desa bisa kita keluarkan menggunakan mesin diesel (pompa). Ini adalah solusi jangka pendek agar warga tidak terdampak terlalu lama," tambahnya.

Semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi. Warga tampak antusias meskipun harus bekerja di tengah kondisi tanah yang berlumpur. Kehadiran personil Koramil juga memberikan motivasi tambahan serta bantuan tenaga yang berharga dalam penataan karung.

Sinergi antara Pemdes, warga, dan Koramil ini diharapkan mampu meminimalisir kerugian materiil maupun non-materiil akibat banjir, sembari menunggu adanya peninggian tanggul dan pembangunan pintu air yang lebih permanen di masa mendatang.